{"id":846,"date":"2020-02-28T05:01:00","date_gmt":"2020-02-28T05:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/?p=846"},"modified":"2024-04-01T05:02:10","modified_gmt":"2024-04-01T05:02:10","slug":"kementerian-atr-respon-positif-paparan-rdtr-batam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/kementerian-atr-respon-positif-paparan-rdtr-batam\/","title":{"rendered":"Kementerian ATR Respon Positif Paparan RDTR Batam"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">dia Center Batam \u2013 Rencana detail tata ruang (RDTR) Batam mendapat respon positif dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)\/Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad usai mengikuti rapat koordinasi lintas sektor di Jakarta, Selasa (25\/2).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita presentasikan RDTR Batam yang fokus pada tujuh bagian wilayah perencanaan (BWP) dalam rakor lintas sektor ini. Alhamdulillah mendapat respon positif dari Kementerian ATR\/BPN,\u201d tutur Amsakar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya Batam luar biasa karena mengajukan RDTR untuk tujuh BWP sekaligus. Daerah lain umumnya menyelesaikan RDTR satu per satu BWP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu Batam juga merupakan satu dari 57 kabupaten\/kota yang ditetapkan sebagai daerah dengan potensi investasi tertinggi di Indonesia. Sehingga RDTR berbasis Online Single Submission (OSS) sangat dibutuhkan untuk percepatan investasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSemoga RDTR ini menjadi pintu baru untuk menarik investasi masuk ke Kota Batam,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun BWP yang dipaparkan pada rapat tersebut yaitu BWP Batam Kota, Nongsa, Lubukbaja, Bengkong, Batuampar, Sekupang, dan Batuaji. Ketujuh BWP ini telah selesai RDTR-nya pada 2019 lalu. Penyusunan RDTR untuk 5 BWP pertama menggunakan APBD. Sedangkan RDTR BWP Sekupang dan Batuaji disusun dengan dana dari pusat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cUntuk dua BWP lagi, Sagulung dan Sei Beduk tahun ini kita susun. Sekarang dalam tahap lelang,\u201d kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar menambahkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koordinasi Lintas Sektor merupakan wadah sinkronisasi antara perencanaan pemerintah daerah dengan kebijakan dan program kementerian\/lembaga. Oleh karena itu hasil rapat koordinasi tersebut dituangkan dalam berita acara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam acara tersebut setiap Kementerian\/Lembaga dan Badan Informasi Geospasial (BIG) memberikan rekomendasi, masukan, dan koreksi atas Ranperda RDTR yang dipaparkan. Untuk kemudian disesuaikan dengan Kebijakan\/Program\/Projek Nasional oleh Pemerintah Pusat yang kegiatannya berada di setiap Kementerian\/Lembaga tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSetelah itu terbit persetujuan substansi. Baru kemudian peraturan daerahnya kita ajukan ke DPRD,\u201d paparnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain Wakil Wali Kota Batam, turut menyampaikan paparan Bupati Musi Banyuasin, Wali Kota Palembang, dan Wakil Bupati Banyuasin.\\<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">sumber : https:\/\/mediacenter.batam.go.id\/2020\/02\/27\/kementerian-atr-respon-positif-paparan-rdtr-batam\/<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/jdih.batam.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG-20200227-WA0036-720x340.jpg\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>dia Center Batam \u2013 Rencana detail tata ruang (RDTR) Batam mendapat respon positif dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)\/Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad usai mengikuti rapat koordinasi lintas sektor di Jakarta, Selasa (25\/2). \u201cKita presentasikan RDTR Batam yang fokus pada tujuh bagian wilayah perencanaan (BWP) dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":847,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-846","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/846","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=846"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/846\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":848,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/846\/revisions\/848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/847"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}