{"id":1011,"date":"2019-05-27T07:36:00","date_gmt":"2019-05-27T07:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/?p=1011"},"modified":"2024-04-01T07:37:21","modified_gmt":"2024-04-01T07:37:21","slug":"perda-lingkungan-hidup-disahkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/perda-lingkungan-hidup-disahkan\/","title":{"rendered":"Perda Lingkungan Hidup Disahkan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM<\/strong>&nbsp;\u2013 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup akhirnya disahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam rapat pimpinan yang digelar, Selasa (9\/2\/2016) siang tersebut, ada beberapa materi dan substansi ranperda yang diusulkan mengalami perubahan dan\/atau penyempurnaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya, mengenai pengalokasian anggaran berbasis lingkungan hidup yang semula diajukan minimal&nbsp; persen oleh&nbsp;<a href=\"http:\/\/batam.tribunnews.com\/tag\/bapedal\/\">Bapedal<\/a>&nbsp;Kota Batam.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurado, anggota komisi III DPRD Batam mengatakan, substansi yang semula berbunyi Pemda dan DPRD\u200e wajib mengalokasikan angaran setiap tahun paling sedikit sebesar 1 persen dari APBD untuk membiayai kegiatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan program pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Berubah menjadi, Pemda dan DPRD wajib mengalokasikan anggaran setiap tahun yang memadai untuk membiayai kegiatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan program pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cKalaupun yang layak itu 1 persen, harusnya ada dijelaskan dong item-itemnya. Ini item nggak ada, tiba-tiba minta 1 persen. Anehnya lagi, wajib lagi disebutkannya,\u201d ujar Jurado Siburian yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Persatuan Pembangunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi, pada Undang Undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, tepatnya pasal 45 pun tidak memerintahkan pengalokasian anggaran berbasis lingkungan dengan besaran angka prosentase tertentu.&nbsp;\u201cJadi pencantuman angka 1 persen itu tidak memiliki dasar hukum. Bahkan berpotensi melanggar peraturan perundang-undangan,\u201d ucap Jurado.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, masih ada beberapa substansi\/materi lainnya yang ikut mengalami perubahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Diantaranya lagi yakni kewenangan dan tugas pemberian izin lingkungan. Jika selama ini, pemberian izin lingkungan ada di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP), maka di ranperda tersebut tugas tersebut dikembalikan kepada badan yang bertanggungjawab dibidang lingkungan hidup, yaitu&nbsp;<a href=\"http:\/\/batam.tribunnews.com\/tag\/bapedal\/\">Bapedal<\/a>.(*)<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/jdih.batam.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/5-1.jpg\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM&nbsp;\u2013 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup akhirnya disahkan. Dalam rapat pimpinan yang digelar, Selasa (9\/2\/2016) siang tersebut, ada beberapa materi dan substansi ranperda yang diusulkan mengalami perubahan dan\/atau penyempurnaan. Salah satunya, mengenai pengalokasian anggaran berbasis lingkungan hidup yang semula diajukan minimal&nbsp; persen oleh&nbsp;Bapedal&nbsp;Kota Batam. Jurado, anggota komisi III DPRD [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1015,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-1011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1011"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1016,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1011\/revisions\/1016"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jdih.batam.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}