Ini Isi dan Sanksi Ranperda Kawasan Tanpa Rokok di Batam

By Admin JDIH Batam 12 Feb 2016, 21:16:34 WIBBerita dan Informasi

Ini Isi dan Sanksi Ranperda Kawasan Tanpa Rokok di Batam

Keterangan Gambar :


TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang ada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kota Batam ditargetkan bisa diimplementasikan paling lambat 2016.

Kepala Dinas Kesehatan, Chandra Rizal mengatakan jika setelah pembahasan draft Ranperda disetujui dan disahkan, maka ranperda tersebut bisa diimplementasikan tahun depan

"Perda KTR inikan kebijakan pusat, berkaitan dengan UU kesehatan 36 tahun 2009 pada pasal 115 yang diperkuat lagi dengan PP dan Permendagri, bahwa merokok memiliki dampak negatif. Baik bagi perokok aktifnya, pasif serta yang terkena paparan asapnya.‎ Sekarangkan baru masuk usulan, kita tunggu pembahasannya. Mudah-mudahan sekitar 2016 sudah ‎bisa dijalankan," ujar Chandra usai paripurna.

 

Menurut Chandra, di dalam Ranperda ada beberapa kawasan yang akan menjadi tempat tanpa rokok. Contohnya untuk bidang kesehatan, ada Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, Apotek. Kemudian di bidang pendidikan, seperti sekolah, mushola sekolah, dan lainnya. Begitu pula tempat-tempat umum.

"‎Tempat-tempat keramaian juga diatur, termasuk gedung DPRD ini. Jadi akan dibuat ruang atau tempat khususnya, di luar batas pagar. Penting yang diatur itu seperti di dalam ruangan-ruangan AC. Ini demi kesehatan, apalagi Indonesia menjadi negara ketiga dengan jumlah perokok aktif terbesar ‎di dunia, setelah Cina dan India,"tambah Chandra.

Sejauh ini, lanjutnya, pihak Dinkes baru sosialisasi pada kawasan tertentu. Contoh untuk bidang kesehatan, sudah  terapkan di rumah sakit dan Puskesman walaupun Perdanya belum ada.

"Kita mengikuti peraturan lebih tinggi. Termasuk pendidikan juga sudah. Bisa dilihat di puskesmas-puskesmas itu ada tanda kawasan tanpaa rokok atau larangan merokoknya," tutur Chandra.

Bagi perokok yang melanggar Perda tersebut pun siap-siap terkena sanksi, baik perdata maupun pidana.

Sementara itu, untuk pengawasan tetap akan di bawah kendali wali kota.

 

Sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Chandra Rizal sendiri bertanggungjawab di sarana-sarana kesehatan seperti rumah sakit.

"Kalau ada pegawai rumah sakit yang ketahuan merokok, pasti ada sanksinya. Mulai dari teguran," ujar Chandra. (*)

Sumber : Klik disini

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. yani 07 Apr 2016, 13:36:49 WIB

    Mohon ijn tanyakan proses penyusunan raperda KTR?

    jaket wanita terbaru 21 Jun 2017, 16:33:51 WIB

    Oh jadi ini isi perdanya. Terimakasih

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Bagaimana Tampilan Baru Web JDIH Kota Batam Sekarang ini ?
  Sangat Jelek
  Jelek
  Biasa Saja
  Bagus
  Sangat Bagus

Komentar Terakhir

  • jaket wanita terbaru

    Oh jadi ini isi perdanya. Terimakasih ...

    View Article
  • yani

    Mohon ijn tanyakan proses penyusunan raperda KTR? ...

    View Article